You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 200 Warga Ditarget Vaksin Booster di RW 04 Pinang Ranti
photo Nurito - Beritajakarta.id

Layanan Vaksinasi Booster di RW 04 Pinang Ranti Sasar 200 Warga

Layanan vaksinasi booster yang digelar Puskesmas Kelurahan Pinang Ranti  di sekretariat RW 04, Jalan Melati, Kampung Pulo, Makasar, Kamis (14/7), menyasar 200 warga.  

Untuk percepatan capaian vaksinasi booster di masyarakat,

Lurah Pinang Ranti, Haris Indrianto menuturkan, layanan  jemput bola di sekretariat RW ini untuk memudahkan warga. Selain di tingkat RW, layanan vaksinasi juga digelar di puskesmas, pusat perbelanjaan dan tempat lainnya yang strategis dan memungkinkan dilaksanakan proses vaksinasi.

"Targetnya ada 200 warga yang divaksin booster di sekretariat RW 04 ini. Adapun jenis vaksinnya adalah pfizer," kata Haris.

Pemkot Jaktim Gencarkan Layanan Jemput Bola Vaksinasi Booster

Untuk mendukung layanan vaksinasi ini, ungkap Haris, ada lima tenaga kesehatan dari puskesmas kelurahan yang dikerahkan. Mereka dibantu kader PKK, dasawisma, FKDM,  RT/RW, LMK, petugas keamanan lingkungan dan ASN kelurahan.

"Ini untuk percepatan capaian vaksinasi booster di masyarakat," tukasnya.

Ketua RW 04 Pinang Ranti, Abdul Rahim, mengapresiasi adanya layanan jemput bola ini. Diakuinya, kegiatan seperti ini menjadi spirit kebersamaan dalam memberikan layanan prima kepada warganya.

"Vaksinasi ini bisa menciptakan herd immunity masyarakat agar tidak mudah terpapar COVID-19," ucapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11332 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1285 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1279 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye991 personBudhi Firmansyah Surapati